Mencari

Seorang investor selalu YAKIN bahwa rejeki itu ada di pasar Modal. Tugas sejatinya adalah mencari. Keindahannya adalah dalam berusaha menemukan. Akhirnya, kepuasannya tatkala menemukan apa yang diinginkannya
Tampilkan postingan dengan label BBRI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BBRI. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 Juni 2013

Saham Jangkar


Pada saat pasar bingung, hampir semua harga saham berjatuhan menyajikan saham jangkar seolah menyindir pasar. Bagi yang tidak berkenan mohon diabaikan. Dari 12 saham bontot dari Daftar Fundamen Top40 ini, hanya LPCK (8050) yang harganya masih relatif mahal, AISA (1210) dan KBLI (250) masih sedikit wajar, sisanya kondisi lebih murah dari biasanya. Disclaimer on.


Senin, 06 Mei 2013

Dividend Yield



Dari hampir semua text-book Fundamental Analysis disebutkan bahwa Dividend Yield adalah salah satu parameter penting yang berbobot tinggi dalam menilai sebuah saham. Bisa dimengerti, karena salah satu tujuan investasi adalah mendapatkan deviden. Seberapa besar modal untuk membeli saham ini mendapatkan return berupa deviden, ditunjukan dengan ratio Dividend Yield.

Dividend Yield ini memang salah satu parameter yang mendongkrak demand atas saham tersebut dan ini tampak nyata terutama pada hari-hari menjelang cum, atau hari batas kepemilikan saham yang memberikan hak atas deviden. Deviden yang jumlahnya kecil, hanya sebagai pemanis bibir, tidak terlalu menarik perhatian investor. Sebaliknya bila Dividend Yield besar, pasar disekitar hari Cum ramai saham diperjual belikan investor.

Bila sebuah perusahaan menghasilkan profit, ada batas-batas kewajiban membagi keuntungannya kepada pemagang saham disamping untuk pengembangan perusahaan. Besarnya bagian keuntungan untuk pemegang saham ditentukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham. Deviden yang berupa cash (ada juga yang bukan cash) jumlahnya tetap, sehingga pemegang saham sudah bisa menghitung seberapa besar cash yang akan diperolehnya saat pembagian nanti.

Dari beberapa perusahaan yang belum lama ini bagi-bagi dividend berikut beberapa contoh Dividend Yield (posisi harga 5 Mei 2013), yakni presentase antara harga saham dengan jumlah deviden yang akan dibayar dibandingkan dengan harga saham

BBNI 2.14
BBRI 2.53
BBTN 2.87
BJBR 5.75
BMRI 2.03
KAEF 0.59

Pemilik modal bukan orang yang bodoh, perusahaan yang pelit membagi deviden, akan dihukum oleh para pemodal.

Delamat berburu.

Rabu, 01 Mei 2013

Saham Jangkar 20130428, DKFT



Saya sebut saham jangkar, karena 12 (dua belas) saham ini menduduki ranking akhir dari Fundamen Top40, yaitu urutan ke 29 sampai dengan ke 40. Menarik perhatian saya saham DKFT, Central Omega Resources Tbk PT (DKFT.JK). Perusahaan tambang yang pasar ekspornya ke China, India da Vietnam ini, keuntungan bersihnya turun sangat tajam, namun karena parameter yang lain masih bagus, tetap saya masukan dalam daftar Fundamen Top40.

Daftar saham jangkar edisi minggu lalu 28 April 2013 secara lengkap, urutan, Code, ROE dan Pertumbuhan profit tahun lalu sbb.:

29           CMNP                   15.8        9.55
30           DKFT      21.9        (94.60)
31           ERAA    16.8        69.32
32           BBRI      28.8        23.89
33           BBTN     13.3        17.46
34           UNTR       7.9        (2.09)
35           AALI      26           0.20
36           CPIN      32.9        14.69
37           PTRO     26.7        (0.63)
38           TBIG        19.8        73.08
39           CTRS      14.4        68.29
40           ISAT      10.6        64.29

Selamat berinvestasi. Disclaimer on.

Kamis, 28 Maret 2013

Saham Lapis Ketiga

Dari 40 saham fundamental terbaik minggu lalu, saham-saham berikut adalah 9 saham lapis ketiga yakni urutan terbaik 19 s/d 27, Posisi lapis ketiga ini adalah posisi menengah, saham-saham yang sekalipun fundamentalnya tidak sekokoh lapis pertama (1 s/d 9) dan lapis kedua (10 s/d 18) posisi urutannya sering berubah, namun umumnya masih bertahan dalam list. Urutan penulisan no urut, code, harga penutupan kemarin, % kemahalan,



19 MDLN       1020                   146.85
20 TURI       940          126.10
21 HRUM       4925          (66.77)
22 MITI       91          122.53
23 SMRA       2450          (10.19)
24 APLN       500          167.68
25 BBRI       8800            57.88
26 CTRS       2925            70.19
27 ELSA       193          133.77









Kapan beli dan kapan jual tergantung kondisi under-priced atau over-priced. Pada daftar diatas posisi dengan menggunakan teori Normal Distribution dengan SD=1, dimana HRUM dan SMRA masih menyediakan peluang untuk mengkoleksi. Anda juga bisa menggunakan technical system yang lain.Disclaimer on.
Semoga trading anda tambah menyenangkan lagi.

--

Sadhono Hadi
Creator of Fundamen Top40
Visit http://fundamen40.blogspot.com

Senin, 25 Februari 2013

Para Juara



Semalam (24 Februari 2013), dengan hati pesimis, saya coba scanning laporan keuangan dari para emiten, siapa tahu pada hari gini sudah ada yang menyampaikan laporan keuangan tahunan 2012.
Saya mulai dari industri perbankan, karena saya anggap Bank adalah kelompok terdepan dalam penyusunan laporan keuangan. Secara alamiah, bisnis mereka adalah uang, sehingga sudah selayaknya mereka paling maju dalam administrasi keuangan.

Pada masa kini, Bank termasuk pengguna saluran komunikasi yang sangat luas. Ribuan ATM, kantor cabang, kliring antar kantor, pengesahan cek, bahkan on-line bank sudah menjadi hal yang biasa. Lalu-lintas keuangan yang sedemikian sibuk sudah dilakukan secara real-time. Di luar negeri, bahkan beberapa perusahaan multinasional raksasa sudah menutup divisi akutansi dan menyerahkan seluruh administrasi keuangannya, dari sales, sampai pay-roll karyawan ke Citibank.  Citibank yang merekam dan mengolah transaksi multi currency, 24 jam sehari dan 7 hari seminggu dari seluruh cabang yang tersebar di pelosok penjuru dunia, dengan berbagai perbedaan waktu. Bagi mereka, mengetahui cash-flow atau shot income-statement hanya terletak diujung jari. Tinggal memencet tombol, para pimpinan perusahaan instantly bisa mengetahui saldo atau piutang yang belum tertagih pada detik ini.

Selain Bank, saringan  saya yang lain adalah perusahaan plat merah. Saya tahu bahwa Bapak Menteri BUMN pasti ingin sekali perusahaan titipan dari Negara ini dikelola dengan Good Governance. Ketepatan pelaporan keuangan adalah salah satu pilar dalam trasnsparansi. Transparansi adalah hal yang tidak bisa ditawar dalam GCG (Good Corporate Governance).

Betul juga dugaan saya, saya menemukan BBRI sudah melaporkan laporan keuangan triwulan ke 4 2012. Yang lebih surprise, saya juga mendapatkan BDMN, Bank Danamon, sebuah bank swasta sudah pula menerbitkan laporan keuangan 2012. Hanya dua itu yang saya temukan, tentu ada kemungkinan saya salah, ada lagi yang tidak ter-scan oleh saya, karena memang saya tidak memiliki tools untuk scanning ini, saya lakukan secara manual.

Kepada BBRI dan BDMN, saya ucapkan selamat! Kinerja keuangan mereka juga bagus. Dalam kecepatan pelaporan keuangan, keduanya adalah JUARA!

Salam.